Pengunjung
KimiaTNT
Ingin belajar web?
Saat ini banyak ragam ilmu (program) yang diperuntukkan bagi
mereka yang ingin membuat dan mengembangkan situs web, seperti: HTML, CSS,
JavaScript, PHP, ASP, MySQL, XML, XSL, XHTML, dan lain-lain.
Keragaman tersebut kadang membuat kita menjadi 'gamang' dan malas untuk
mempelajari ilmu web. Kita lebih memilih menggunakan fitur-fitur instan yang
banyak tersedia untuk
melengkapi halaman web yang kita miliki.
Untuk apa repot-repot mempelajari aplikasi web, jika sudah banyak tersedia fitur-fitur web yang sudah jadi?
Inilah pandangan kita pada umumnya, dan tentu tidak salah.
Padahal, program-program tersebut tidaklah sulit untuk dipelajari dan
tidak harus semua program kita pelajari, tergantung dari kebutuhan kita. Ditambah lagi, mempelajari ilmu
web memberikan kesenangan tersendiri dan dapat meningkatkan kreativitas kita.
Tulisan ini diperuntukkan bagi anda yang ingin
mempelajari ilmu web.
Dengan tujuan, agar anda memiliki gambaran umum
tentang ilmu-ilmu web, perbedaan fungsi masing-masing,
kemudian dapat memutuskan mana yang akan
dipelajari terlebih dahulu, mana yang
dipelajari kemudian, dan mana yang tidak perlu dipelajari, tergantung dari kebutuhan anda.
Untuk mempelajari ilmu web lebih lanjut, anda
dapat mengunjungi situs-situs tutorial yang banyak tersedia di internet.
Mengenal PHP
Apa Itu PHP
- PHP adalah singkatan dari PHP: Hypertext Preprocessor.
Huruf P yang pertama singkatan dari PHP itu sendiri.
Pada mulanya PHP memiliki arti Personal Home Page, kemudian pada versi 3.0
namanya diubah dengan mempertahankan singkatan PHP.
-
PHP merupakan script yang bekerja pada sisi server, sama seperti ASP.
-
Perintah-perintah PHP terlebih dahulu akan diolah oleh server, kemudian ditampilkan dalam bentuk
HTML.
-
PHP bersifat opensource dan kita dapat mendownloadnya secara gratis di:
www.php.net.
- PHP digunakan untukmenambahkan fitur interaktif dan dinamis pada halaman web.
- File PHP dapat dibuat dengan menggunakan notepad, dan diberi ekstensi .php
Pengoperasian PHP
Pengoperasian PHP memerlukan sebuah server, tempat kita menyimpan file-file php.
Biasanya pada server telah tersedia fasilitas PHP, sehingga kita tidak perlu melakukan penginstalan.
Jika server kita tidak memiliki fasilitas PHP, mau tak mau kita harus menginstalnya. Penginstalan PHP juga
perlu dilakukan pada komputer kita, agar kita dapat membuat dan mengedit file PHP yang ingin kita
buat, sebelum ditayangkan di internet. Penginstalan PHP sebaiknya disertai dengan penginstalan aplikasi
server dan aplikasi
database. Berikut adalah link tempat penginstalan PHP, server, dan database
secara gratis:
Kapan Menggunakan PHP
Kita tidak memerlukan PHP untuk berpublikasi di sebuah blog. PHP atau ASP
(pilih salah satu) baru dapat dipergunakan bila kita ingin berpublikasi dalam sebuah web.
Fitur-fitur yang dapat dibuat dengan PHP (atau ASP) antara lain:
- Login/SignUp
- Chat
- Penghitung pengunjung (hit-counter)
- Template (rancangan) halaman web
- Upload
- Download
PHP (atau ASP) juga dapat digunakan untuk membuat situs jejaring sosial seperti facebook,
dan situs mailing seperti yahoo, tetapi tentu saja harus didukung dengan kapasitas
hardisk yang besar pada server.
Banyak penyedia layanan web/blog yang telah menyediakan fitur-fitur di atas, sehingga kita
tidak perlu mempergunakan PHP secara langsung. Artinya, kita sebenarnya sudah dimanjakan dengan
berbagai produk fitur-fitur dinamis dan interaktif yang bersifat instan.
Fitur-fitur instan yang kami pergunakan di KimiaTNT antara lain:
Penggunaan PHP secara langsung di KimiaTNT adalah pada bagian QUIZ,
NILAI dan
semua halaman yang berada
di server 000webhost (kimiatnt.host22.com).
Perbedaan PHP dan ASP
| PHP | ASP |
- Software gratis
- Dikembangkan secara terbuka oleh para ahli dari seluruh dunia (opensource)
|
- software berbayar
- Dikembangkan oleh Microsoft
|
Perbedaan PHP dan JavaScript
| PHP | JavaScript |
- Bekerja pada sisi server (server-side scripting)
- Diperlukan penginstalan
- Memerlukan proses loading halaman web dalam tiap eksekusi perintahnya
(perubahan dapat dilihat setelah halaman web di-reload).
- Perintah-perintah PHP tidak tampak pada dokumern HTML
|
- Bekerja pada sisi pengguna (user-side scripting)
- Tidak memerlukan penginstalan
- Tidak memerlukan proses loading halaman web dalam tiap eksekusi perintahnya
(perubahan langsung dapat dilihat).
- Perintah-perintah JavaScript pada dokumen HTML (paling tidak jejaknya) dapat dilihat dengan
menggunakan fasilitas View Page Source
|
1 komentar:
Yea, saya mulai mengerti sedikit demi sedikit.
Poskan Komentar